Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Bisnis Perumahan Syariah Di Tengah Pandemi Corona Tetap Diminati
Sabtu 27 Maret 2021, 14:04 WIB

Situsnews - Bogor

Di tengah pandemi corona yang lebih dari satu tahun melanda Indonesia dan Dunia, tidak menyurutkan masyarakat untuk memiliki rumah. Padahal akibat pandemi, tingkat pendapatan masyarakat mengalami penurunan dan pengangguran bertambah. Namun begitu, minat masyarakat untuk memiliki rumah, terutama rumah sederhana dan rumah sangat sederhana sangat tinggi, dengan harga cash dan kredit yang terjangkau sehingga peluang tersebut dimanfaatkan oleh para pengembang, baik KPR melalui perbankan atau non KPR seperti perumahan syariah.

Perumahan berbasis syariah kini menjadi alternatif pilihan masyarakat untuk memiliki rumah, karena selain harga yang ditawarkan terjangkau, juga keuntungan lainnya seperti tanpa bank, tanpa riba, tanpa sita, tanpa denda, tanpa BI Cheking. Pondok Radja Syariah, salah satu pengembang syariah yang telah membangun proyek perumahan syariah di wilayah Jabodetabek dan wilayah lainnya sejak 10 tahun lalu, meyakini bisnis syariah di bidang property memiliki peluang dan proapek menjanjikan.

Direktur Utama Pondok Radja Syariah, Anton Fauzi menjelaskan, saat ini pihaknya tengah memasarkan 38 unit perumahan dan kapling tahap pertama di daerah Leuwiliang kabupaten bogor, dengan harga yang relatif murah. Untuk kapling misalnya 60 meter persegi, dijual dengan harga 72 juta dan jika diangsur 180 bulan, cicilannya terjangkau yakni 615 ribu rupiah per bulan. Sedangkan untuk rumah, dihargai sekitar 200 jutaan.

Dari 38 unit rumah dan kapling, dalam satu bulan terakhir, sudah terjual 21unit atau kapling. Selain membangun kawasan perumahan islami dengan konsep Villa Amazze dengan panorama gunung salak di daerah Leuwiliang, Pondok Radja Syariah membangun rumah, ruko, kapling di daerah lainnya seperti cilodong, depok, kota bogor dan daerah lainnya yang juga berdasarkan syariah.

Dari testimoni sejumlah konsumen, mereka optimis rumah atau kapling dimilikinya akan bernilai positif dan investasi yang menguntungkan seiring perkembangan pembangunan dan ekonomi. Terlebih lagi, Leuwiliang direncanakan akan menjadi pusat pemerintahan kabupaten pemekaran Bogor Barat. Ditambah lagi, rencana pembangunan jalan tol Antasari jakarta - Depok - Bojong Gede hingga Dramaga Bogor dan berlanjut hingga pintu tol Leuwiliang.

(As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top