Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
AS Bakal Bongkar Fakta Kematian Misterius Jamal Khashoggi, Putra Mahkota Arab Saudi Disebut Jadi Dalang
Minggu 21 Februari 2021, 18:13 WIB

Situsnews - USA

Tak terasa sudah dua tahun jurnalis Jamal Khashoggi meninggal secara misterius. Jamal Khashoggi dibunuh pada Jumat, 2 Oktober 2018 di dalam konsulat Saudi di kota Istanbul, Turki. Jurnalis yang tergabung dalam Washington Post itu menghilang setelah memasuki gedung untuk mendapatkan dokumen pernikahannya.

Sebagaimana diberitakan Pikiran-Rakyat.com sebelumnya, pejabat Turki mengatakan jika jasad Khashoggi dimutilasi oleh ‘pesuruh’ Saudi, yang hingga kini belum ditemukan. Pihak pemerintahan Arab Saudi di bawah membantah adanya keterlibatan mereka dalam peristiwa nahas tersebut.

Setelah pihak berwajib melakukan serangkaian penyelidikan, pemerintah AS bermaksud untuk merilis laporan intelijen yang mengungkap implikasi dari Putra Mahkota Saudi Mohammaed Bin Salman dalam pembunuhan Khashoggi.

Melansir laman Middle East Monitor, pihak surat kabar Washington Post menyatakan bahwa laporan yang akan diungkap merupakan ringkasan yang tidak terklasifikasi dari temuan yang diterbitkan oleh kantor Direktur Intelijen Nasional, dan akan dirilis minggu depan. Pada laporan tersebut disimpulkan bahwa Pangeran Salman merupakan dalang dan memerintahkan pembunuhan Khashoggi. Surat kabar tersebut menunjukkan bahwa seorang pejabat senior Kementerian Luar Negeri Saudi telah menolak untuk mengomentari waktu atau isi dari laporan AS.

Pada tahun 2019 lalu, Kongres mengesahkan undang-undang yang memberi waktu 30 hari kepada pemerintahan Trump untuk mengungkap laporan dari kantor intelijen nasional. Namun trump mengabaikannya.

Seorang ahli urusan Saudi mengatakan jika laporan penting itu dirilis akan memicu ketagangan dua negara.

“Rilis laporan Khashoggi dapat mendorong ketegangan hubungan antara Arab Saudi dan AS ke tingkat yang rendah,” ujar David Ottaway.

Langkah pemerintahan Joe Biden itu dilakukan saat hubungan antara AS-Saudi memburuk dalam beberapa pekan terakhir. Apalagi pemerintah AS telah memutuskan untuk membekukan penjualan senjata ke Riyadh dan komitmennya untuk menilai kembali hubungan dengan kerajaan.

Beberapa waktu lalu Joe Biden juga mengumumkan bahwa AS akan berhenti mendukung operasi Koalisi Arab di Yaman. Kendati demikian Biden tetap berjanji untuk terus membantu kerajaan mempertahankan tanahnya.

Pada Selasa lalu, juru bicara Gedung Putih Jen Psaki mengonfirmasi bahwa Biden dan Mohammed Bin Salman telah berbicara terkait penilaian AS terhadap Saudi. Sedangkan pada Kamis lalu, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin menelepon Bin Salman dan membahas keputusan AS untuk berhenti mendukung Koalisi Arab yang dipimpin Saudi. Sementara itu para aktivis dan kelompok hak asasi manusia telah lama menuntut keadilan dan kejelasan kasus kematian Khashoggi. Mereka juga menduga jika pembunuhan brutal tersebut didalamgi oleh Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman (MBS).

(PikiranRakyat.com/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top