Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Indonesia Dapat Utang Rp15 Triliun dari Australia, Sri Mulyani Beberkan Alasannya
Kamis 12 November 2020, 14:15 WIB

Situsnews - Jakarta

Pemerintah Australia memberikan pinjaman sebesar 1,5 miliar dolar Australia atau sekitar Rp15,4 triliun kepada Indonesia.

Pinjaman dalam rangka membantu menangani pandemi Covid-19 tersebut diberikan Australia dengan tenor 15 tahun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun mengapresiasi pinjaman yang diberikan pemerintah Australia tersebut.

“Kami mendiversifikasi pembiayaan dan dukungan Australia yang memberikan pinjaman 1,5 miliar (dollar Australia) kepada Indonesia, adalah salah satu bentuk dukungan yang sangat kami hargai,” tuturnya, dikutip Pikiran-Rakyat.com dari Antara.

Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa pinjaman dari pemerintah Australia itu, mampu melengkapi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai instrumen fiskal.

Apalagi, dia mengatakan bahwa saat ini APBN sedang sangat tertekan hingga terjadi pelebaran defisit sebesar 6,34 persen.

Pinjaman sebesar Rp15 triliun dari Australia itu akan digunakan untuk mengatasi dampak pandemi, dan mendukung beberapa sektor.

Mulai dari mendukung sektor kesehatan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dunia usaha, hingga masyarakat melalui perlindungan sosial.

“Ini juga menjaga keamanan dan kesinambungan rentang fiskal kami. Kami sangat menghargai dukungan baik secara pribadi maupun dari pemerintah Australia,” ujar Sri Mulyani Indrawati.

Menurutnya, adanya pinjaman tersebut menunjukkan bahwa persahabatan serta kemitraan antara Indonesia dan Australia sangat kuat.

Sehingga, kedua negara dapat saling memberikan dukungan untuk keluar dari masa krisis kesehatan.

“Kita berdua memiliki tujuan bersama, untuk memulihkan dan memperkuat. Karena kita tidak bisa sembuh sendiri dengan pandemi Covid-19 ini,” ucap Sri Mulyani Indrawati.

Sementara itu, Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg menyatakan bahwa pinjaman tersebut, mencerminkan masa-masa krisis kesehatan yang harus dihadapi bersama. sehingga pemulihan dapat terjadi di kedua negara.

“Di masa yang penuh tantangan ini, kekuatan hubungan antara Australia dan Indonesia menjadi lebih penting dari sebelumnya. Hubungan ini lebih dari sekedar perdagangan dan ekonomi,” tuturnya.

(Pikiran Rakyat/AS)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top