Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Turki Kembangkan Drone Senjata Mematikan
Senin 12 Oktober 2020, 12:03 WIB

Situsnews.com--Turki sedang mengembangkan berbagai jenis drone bersenjata yang mematikan. Drone Turki mulai dari yang besar, terbang tinggi, sarat bom, hingga drone terbang rendah yang sangat kecil yang dapat membentuk kawanan mematikan.

Dalam beberapa tahun terakhir, Turki telah mengembangkan industri drone lokal yang mengesankan dari awal. Pesawat tanpa awak Bayraktar TB2 dan Anka-S buatan Turki telah membuktikan diri dalam pertempuran dalam operasi di Suriah, Irak, dan Libya.

Dilansir Forbes belum lama ini, Ankara kini sedang membangun berbagai drone yang lebih besar dan lebih kecil yang akan memenuhi banyak peran berbeda untuk militer Turki.

Pada September, drone Aksungur Turki yang dibuat oleh Turkish Aerospace Industries (TAI), menyelesaikan uji terbang selama 28 jam. Menurut TAI, turboprop ini membawa 12 peluru kendali MAM-L (Smart Micro Munition) buatan Turki di bawah sayapnya. Muatan drone ini jauh lebih besar daripada yang dapat dibawa oleh Bayraktar TB2 atau Anka-S.

Rudal MAM-L memiliki berat 22 kilogram dan dapat mencapai target hingga jarak 14 kilometer. Rudal ini juga dapat dilengkapi dengan berbagai jenis hulu ledak dari bahan peledak tinggi hingga hulu ledak khusus untuk menembus pelindung tank.

Aksungur dilaporkan menjadi pesawat tak berawak pertama yang menjatuhkan bom serba guna Mark 82 yang dipasang pada kit panduan Teber buatan Turki, yang mengubah bom konvensional menjadi bom 'pintar' yang dipandu dengan presisi.

Akinci diharapkan menjadi kendaraan udara utama Turki untuk intelijen pengawasan target akuisisi (ISTAR) dan tugas-tugas komunikasi kontrol perintah (C3) dalam dekade berikutnya. Produsen senjata Roketsan Turki sedang membangun rudal permukaan-ke-permukaan baru, TRGL-230. Drone seperti Akinci akan menjadi target TRGL-230.

Repoter : Lili

Editor    : Dpriyatna




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top