Lebih 200 Ribu Orang Meninggal Akibat Covid 19
Minggu 26 April 2020, 14:37 WIB
ilustrasiLONDON - Lebih dari 200 ribu orang di seluruh dunia kini telah meninggal karena virus corona, menurut data Universitas Johns Hopkins. Ada lebih dari 2,8 juta kasus Covid-19 yang dikonfirmasi.
Jumlah kematian di AS melebihi 50 ribu orang, ketika orang Amerika mengalami wabah paling mematikan di dunia. Lima negara kini telah melaporkan jumlah kematian di atas 20 ribu meskipun cara kematian dihitung sangat bervariasi, dilansir BBC pada Ahad (26/4).
AS, Italia, dan Spanyol telah menyaksikan jumlah kematian tertinggi yang dilaporkan. Departemen Kesehatan Inggris mengumumkan pada Sabtu (25/4) bahwa lebih dari 20 ribu orang kini meninggal akibat virus corona di rumah sakit Inggris.
Prancis, yang memasukkan kematian di panti jompo dalam statistiknya, mengatakan jumlah korbannya meningkat 369 orang pada Sabtu. Ada 22.614 kematian akibat virus ini di Prancis sejak awal Maret. Tetapi pejabat kesehatan mengatakan tingkat kematian di rumah sakit menurun dan jumlah orang dalam perawatan intensif telah menurun selama 17 hari berturut-turut.
Para ahli statistik telah memperingatkan bahwa jumlah korban jiwa yang dilaporkan mungkin tidak selalu memberikan gambaran lengkap tentang epidemi suatu negara. AS telah melihat kematian virus terbanyak di setiap negara, tetapi juga memiliki populasi yang jauh lebih besar daripada kebanyakan.
Dengan 330 juta orang, populasinya melebihi jumlah total orang yang tinggal di lima negara terbesar di Eropa barat yakni Inggris, Jerman, Prancis, Italia, dan Spanyol. Banyak negara Eropa telah melaporkan lebih banyak kematian per kepala populasi daripada AS dan Eropa secara keseluruhan telah melaporkan lebih banyak kematian secara keseluruhan.
Tingkat kematian juga tergantung pada siapa yang dihitung. Beberapa negara memasukkan kematian di panti jompo dalam data mereka sehingga memberikan gambaran yang lebih lengkap. Sedangkan yang lain hanya menghitung kematian di rumah sakit di mana Covid-19 telah dikonfirmasi.
Belgia memiliki angka 6.917 kematian dalam populasi 11,4 juta. Lebih dari setengah kematian negara itu terjadi di panti jompo untuk orang tua dan sebagian besar didasarkan pada kasus yang diduga, yang membuat data negara itu terlihat jauh lebih buruk.*
Jumlah kematian di AS melebihi 50 ribu orang, ketika orang Amerika mengalami wabah paling mematikan di dunia. Lima negara kini telah melaporkan jumlah kematian di atas 20 ribu meskipun cara kematian dihitung sangat bervariasi, dilansir BBC pada Ahad (26/4).
AS, Italia, dan Spanyol telah menyaksikan jumlah kematian tertinggi yang dilaporkan. Departemen Kesehatan Inggris mengumumkan pada Sabtu (25/4) bahwa lebih dari 20 ribu orang kini meninggal akibat virus corona di rumah sakit Inggris.
Prancis, yang memasukkan kematian di panti jompo dalam statistiknya, mengatakan jumlah korbannya meningkat 369 orang pada Sabtu. Ada 22.614 kematian akibat virus ini di Prancis sejak awal Maret. Tetapi pejabat kesehatan mengatakan tingkat kematian di rumah sakit menurun dan jumlah orang dalam perawatan intensif telah menurun selama 17 hari berturut-turut.
Para ahli statistik telah memperingatkan bahwa jumlah korban jiwa yang dilaporkan mungkin tidak selalu memberikan gambaran lengkap tentang epidemi suatu negara. AS telah melihat kematian virus terbanyak di setiap negara, tetapi juga memiliki populasi yang jauh lebih besar daripada kebanyakan.
Dengan 330 juta orang, populasinya melebihi jumlah total orang yang tinggal di lima negara terbesar di Eropa barat yakni Inggris, Jerman, Prancis, Italia, dan Spanyol. Banyak negara Eropa telah melaporkan lebih banyak kematian per kepala populasi daripada AS dan Eropa secara keseluruhan telah melaporkan lebih banyak kematian secara keseluruhan.
Tingkat kematian juga tergantung pada siapa yang dihitung. Beberapa negara memasukkan kematian di panti jompo dalam data mereka sehingga memberikan gambaran yang lebih lengkap. Sedangkan yang lain hanya menghitung kematian di rumah sakit di mana Covid-19 telah dikonfirmasi.
Belgia memiliki angka 6.917 kematian dalam populasi 11,4 juta. Lebih dari setengah kematian negara itu terjadi di panti jompo untuk orang tua dan sebagian besar didasarkan pada kasus yang diduga, yang membuat data negara itu terlihat jauh lebih buruk.*
| Editor | : | Tim |
| Kategori | : | Internasional |
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM
Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki
Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam
Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda
Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama
Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai
Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport
Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis
Internasional

Senin 26 Oktober 2026, 10:51 WIB
Gadis Desa Kini Jadi Peneliti AI Top, Gaji Miliaran Per Bulan
Selasa 20 Oktober 2026
Jeff Bezos: AI Bisa Bikin Orang Menghidupi Keluarga dengan Kerja 3 Hari
Senin 19 Oktober 2026
Serangan Israel di Gaza Tewaskan Empat Warga Palestina, Termasuk Anak-anak
Jumat 16 Oktober 2026
Orang Kaya China Hadapi Tagihan Pajak, Sebagian Jual Separuh Portofolio Saham
Politik

Jumat 09 Oktober 2026, 10:11 WIB
Politikus PKB Usul Pansus soal Ijazah Gibran, Singgung Peluang Pemakzulan
Rabu 07 Oktober 2026
Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tak Temukan Bukti Meyakinkan Setara SMA, tetapi Gibran Tetap Wapres
Selasa 06 Oktober 2026
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Pimpinan DPR dan Kapolri Temui Buruh
Selasa 06 Oktober 2026
Malam Ini MK Bacakan Putusan Sengketa Syarat Pendidikan Gibran
Nasional

Selasa 20 Oktober 2026, 09:18 WIB
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Selasa 20 Oktober 2026
Kekecewaan terhadap Pemerintah Menguat, Mahasiswa Siapkan Aksi Dua Tahun Prabowo-Gibran
Minggu 18 Oktober 2026
Gus Ipul Minta Wartawan Tak Hanya Tulis Keberhasilan Pemerintah, Kritik Jika Keliru
Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan
Terpopuler
01
Jumat 11 Juni 2021, 14:03 WIB
Irjen Argo: Kapolri Berikan Instruksi ke Jajaran Seluruh Indonesia Melakukan Operasi Premanisme 02
Kamis 06 Desember 2018, 07:17 WIB
Tabrakan Dua Pesawat Militer AS di Jepang, Tujuh Awak Hilang 03
Kamis 06 Desember 2018, 09:45 WIB
1 Anggota Brimob Tertembak Saat Pencarian Korban Penembakan KKB 04
Kamis 17 Desember 2020, 19:56 WIB
Hadir di Pembekalan CPNS, Sekjen Kementan: Tugas Kita Dua, Sejahterakan Petani dan Tingkatkan Produksi 05
Kamis 06 Desember 2018, 11:59 WIB
Ditolak Istri Berhubungan Badan, Ayah di Merangin Cabuli Anak Kandung
Pekanbaru

Senin 26 Oktober 2026, 14:44 WIB
Agung Nugroho Lantik Pejabat Baru, Berikut Daftar Lengkap 17 Pejabat Pemko Pekanbaru
Senin 26 Oktober 2026
Agung Nugroho Lantik Pejabat Baru, Berikut Daftar Lengkap 17 Pejabat Pemko Pekanbaru
Senin 26 Oktober 2026
Pemko Pekanbaru Perpanjang Pemutihan Denda Pajak hingga 31 Oktober
Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai