Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Demonstran India Desak Bangun Kuil di Atas Reruntuhan Masjid
Senin 10 Desember 2018, 14:08 WIB


Jakarta -- Puluhan ribu pengunjuk rasa Hindu garis keras berkumpul di New Delhi, India, pada Minggu (9/12) untuk mendesak pembangunan kuil Ram di atas reruntuhan masjid di Ayodhya yang dihancurkan puluhan tahun silam.

Mengutip AFP, para demonstran menganggap upaya pemerintahan Perdana Menteri Narendra Modi dalam pembangunan kuil di kota tempat kelahiran Dewa Ram di negara bagian Uttar Pradesh itu belum maksimal.

Unjuk rasa kepada Modi ini telah dilangsungkan dalam beberapa minggu terakhir, melalui sejumlah unjuk rasa di Ayodhya dengan jumlah massa yang lebih kecil.

Kini, aksi protes dilakukan bersama puluhan biksu Hindu di bawah bendera Vishwa Hindu Parishad (VHP) dan Partai Nasional Bharatiya Janata (BJP).

Dorongan untuk mendirikan kuil ini sudah ada setelah masjid abad ke-16 tersebut hancur diserang massa pada 1992 dalam kerusuhan yang menewaskan ribuan orang, sebagian besar Muslim, di seluruh India.

Kala kerusuhan hebat 26 tahun lalu itu, para pemimpin utama BJP, termasuk Modi, menjadi pemimpin gerakan yang mendorong pembangunan kuil Ram. Sebelum aksi tersebut, BJP belum banyak dipandang masyarakat India.

Setelah masjid dihancurkan, kelompok Hindu dan Muslim mengajukan petisi kepada Mahkamah Agung agar membantu menyelesaikan masalah ini. Pengadilan tinggi kemudian meminta lebih banyak waktu untuk memberikan keputusan.

Lantaran tak membuahkan keputusan yang pasti, kini kelompok Hindu mendorong Modi agar menggunakan perintah eksekutifnya melalui Mahkamah Agung. Kelompok Hindu menginginkan parlemen menjamin pembangunan kuil rampung pada tahun depan.

Beberapa pengunjuk rasa dikabarkan membawa gada dan trisula, senjata tradisional yang digunakan oleh dewa-dewa Hindu. Mereka meramaikan Ramlila Maidan, tanah luas yang mampu menampung lebih dari 50 ribu orang, dan memenuhi jalanan di sekitarnya.

Dalam aksi tersebut, demonstran menyerukan peringatan kepada Modi bahwa mereka tidak akan menyerah sampai kuil itu rampung dibangun. Para biarawan Hindu juga turut menyuarakan pidato bernuansa keagamaan yang disusul teriakan, "Puji bagi Ram," dari pengunjuk rasa.

"Aksi ini menandakan bahwa umat Hindu tak akan diam sampai kuil dibangun dan harapan kami dihormati. Kami tidak peduli dengan pengadilan. Kuil agung itu akan dibangun pada 2019," tutur Sushil Chawdhary, seorang pemimpin VHP.

VHP pun mengklaim akan terus melangsungkan aksi protes dalam beberapa bulan mendatang sampai harapan mereka terpenuhi.

Hal ini diperkirakan akan membuahkan pengaruh negatif bagi pemilihan perdana menteri yang akan diikuti Modi pada Mei mendatang.(cnn)




Editor : Tim
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top