Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp109 Ribu per Kilogram, Belanja Rumah Tangga Tertekan
Selasa 29 September 2026, 22:20 WIB
Cabai rawit merah di Pasar Tomang Barat, Jakarta. Harga cabai rawit merah dilaporkan mencapai Rp109.000 per kilogram pada Selasa (29/9/2026).

 

JAKARTA – Harga cabai rawit merah menembus Rp109.000 per kilogram di sejumlah pasar tradisional pada Selasa (29/9/2026). Kenaikan ini menjadi perhatian karena cabai merupakan salah satu kebutuhan dapur yang banyak digunakan rumah tangga dan pelaku usaha kuliner.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia yang dipantau pukul 09.37 WIB, harga cabai rawit merah naik Rp13.150 atau 13,72 persen dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan juga terlihat pada komoditas cabai lainnya. Dilaporkan harga cabai merah keriting mencapai Rp71.400 per kilogram, sedangkan cabai merah besar berada di Rp58.650 per kilogram. Di sisi lain, harga telur ayam ras tercatat turun tipis menjadi Rp29.950 per kilogram dan daging sapi kualitas I menjadi Rp152.600 per kilogram.

Kenaikan harga cabai dapat menambah beban belanja masyarakat, terutama rumah tangga berpenghasilan terbatas dan pelaku usaha makanan. Sejumlah pedagang juga menghadapi tantangan karena modal kulakan meningkat, sementara konsumen cenderung mengurangi jumlah pembelian.

Sebelumnya, pemerintah menyebut cuaca panas dan gangguan pasokan sebagai faktor yang memengaruhi kenaikan harga cabai. Pemerintah juga menyatakan upaya menjaga pasokan dan distribusi dari daerah surplus ke daerah yang membutuhkan terus dilakukan.

Masyarakat diimbau membandingkan harga di pasar dan menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan. Perkembangan harga selanjutnya akan bergantung pada pasokan dari sentra produksi, kondisi cuaca, serta kelancaran distribusi. (*)

 




Editor : Tim
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top