Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Perlakuan Israel terhadap Aktivis Global Sumud Flotilla Picu Kemarahan Internasional
Kamis 21 Mei 2026, 06:12 WIB
Foto: Menteri Israel Itamar Ben-Gvir mengunggah video perlakuan terhadap aktivis Flotilla yang ditahan di Israel. (X/@itamarbengvir)

JAKARTA – Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir menuai kecaman internasional setelah mengunggah video yang memperlihatkan para aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan di Israel.

Dalam video tersebut, para aktivis terlihat berlutut dengan dahi menempel di lantai dan tangan terikat. Unggahan itu disertai tulisan “Selamat datang di Israel”, sementara lagu kebangsaan Israel terdengar diputar di lokasi.

Dilansir Al Jazeera, Rabu (20/5/2026), sejumlah aktivis tampak memegang paspor mereka saat menjalani penahanan.

Video tersebut memicu reaksi keras dari berbagai negara yang menilai perlakuan terhadap para aktivis melanggar martabat manusia.

Beberapa negara seperti Italia, Prancis, Belanda, dan Kanada dilaporkan memanggil duta besar Israel untuk menyampaikan protes resmi.

Perdana Menteri Italia, Giorgia Meloni menyebut tayangan tersebut tidak dapat diterima dan bertentangan dengan nilai kemanusiaan.

“Gambar-gambar Menteri Israel Ben Gvir tidak dapat diterima. Tidak dapat diterima bahwa para pengunjuk rasa ini, termasuk banyak warga negara Italia, diperlakukan dengan cara yang melanggar martabat manusia mereka,” ujar Meloni dalam pernyataannya di platform X.

Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot juga mengecam tindakan tersebut dan mendesak pembebasan warga negara Prancis yang ditahan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Kanada, Anita Anand menyatakan pemerintah Kanada memandang serius insiden tersebut.

“Ini adalah masalah perlakuan manusiawi terhadap warga sipil, dan kami bertindak dengan sangat mendesak,” katanya kepada wartawan.

Reaksi serupa datang dari Belanda. Menteri Luar Negeri Belanda, Tom Berendsen menilai perlakuan terhadap para aktivis melanggar martabat manusia.

Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung menyebut salah satu warga negaranya turut berada di antara aktivis yang ditahan Israel.

Ia mempertanyakan dasar hukum tindakan Israel terhadap kapal misi kemanusiaan tersebut.

“Apa dasar hukumnya? Apakah itu perairan teritorial Israel? Jika terjadi konflik, dapatkah mereka menyita dan menahan kapal negara ketiga?” kata Lee.

Kementerian Luar Negeri Portugal juga mengecam tindakan yang disebut sebagai perilaku yang tidak dapat ditoleransi.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Spanyol, Jose Manuel Albares menyebut perlakuan terhadap para aktivis “mengerikan”.

Menteri Luar Negeri Irlandia, Helen McEntee mengaku terkejut dengan rekaman tersebut dan mendesak pembebasan segera para aktivis.

Dilaporkan, sebanyak 430 aktivis Global Sumud Flotilla ditangkap tentara Israel saat menjalankan misi kemanusiaan menuju Gaza dan kini menjalani penahanan di Israel.(dtc)




Editor : Tim
Kategori : Internasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top