Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Calon Presiden Nomor 01 Berharap Agar Masyarakat Bogor Tidak Kena Hasutan Berita Bohong
Jumat 12 April 2019, 12:10 WIB

Sentul-Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)  dihadapan massa kampanye yang digelar Relawan Pengusaha Nasional (REPNAS) berharap agar masyarakat Bogor tidak  terkena hasutan dan fitnah yang menyebabkan turunnya perolehan suara dan menyebabkan kekalahan Paslon Nomor 01 di Bogor, Jawa Barat.

Di hadapan massa yang jumlahnya ribuan dari 435 desa di Bogor, Jawa Barat, Jokowi berharap agar dapat memenangkang suara bagi paslon 01, Jokowi dan Ma'ruf Amin. Karenanya ia mengingatkan agar masyarakat Bogor, Jawa Barat tidak terkena hasutan dan fitnah.

"Selama 4,5 tahun saya diam saja difitnah dijelek-jelekan. Saya dicap PKI. Bagaimana mungkin saya PKI. Saya lahir tahun 1961. Saat itu umur saya 4 tahun. Sedang PKI tahun 1966 dan 1965, masa umur 4 tahun jadi PKI? Logikanya dimana?" ucap Jokowi saat memberikan orasinya dihadapan massa yang jumlahnya ribuan itu Jumat (12/4/2019), Sirkuit Sentul, Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Selain itu, Jokowi juga menjanjikan akan memberikan tiga kartu kemudahan bagi seluruh masyarakat Indonesia jika dirinya kembali terpilih menjadi Presiden di tahun 2019 -2024. Kartu Indonesia Pelajar (KIP) untuk kuliah dan Kartu Prapekerja. KIP Kuliah, kartu sembako murah yang tahun ini, anggarannya diajuka. Namun, baru dapat direalisasikan tahun 2020.

"Dengan kartu KIP, bagi lulusan SMA, SMK yang ingin ke perguruan tinggi  diberikan beasiswa, baik dalam negeri dan luar negeri. Sehingga Indonesia  menghasilkan sarjana dan bisa bersaing dengan tenaga kerja luar. Kemudian  Kartu pra kerja, lulusan SMA, pekerja yang di PHK, atau lulusan perguruan tinggi diberikan pelatihan. Sehingga  mereka bisa bekerja di kantor-kantor, swasta, dunia industri. Selama menjalani pemdidikan akan diberi insentif," urai Jokowi.




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top