Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Resmi Kantongi Izin dari BPOM, Bio Farma Siap Produksi Vaksin Covid-19 Secara Massal
Selasa 05 Januari 2021, 20:06 WIB

Situsnews - Jakarta 

Covid-19 atau virus corona hingga saat ini masih melanda sebagian wilayah dunia termasuk Indonesia. Covid-19 merupakan salah satu virus yang dapat menular lewat udara. Sejak pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Tiongkok pada akhir Desember 2019 silam, jumlah kasus positif Covid-19 di dunia terus mengalami peningkatan, termasuk Indonesia. Hingga saat ini sejumlah ilmuwan dunia masih berjibaku untuk menemukan vaksin virus tersebut. Sebelumnya, sebanyak 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 Sinovac telah tiba di Indonesia. Adapun tahap 2 sebanyak 1,8 juta dosis telah tiba Kamis, 31 Desember 2020 lalu di Indonesia.

PT Bio Farma (Persero) resmi mengantongi sertifikat izin Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memproduksi obat dan vaksin Covid-19. Sertifikat izin BPOM ini menandakan bahwa Biofarma sudah bisa mulai memproduksi vaksin. Direktur Utama PT Bio Farma (Persero) Honesti Basyir menyambut baik pemberian sertifikat izin CPOB. Dengan demikian, Biofarma resmi dinyatakan layak untuk membuat vaksin Covid-19.

"Yang kita tunggu-tunggu, sertifikasi CPOB dari BPOM. Dan Bio Farma sudah dinyatakan sangat layak untuk memproduksi vaksin Covid-19 yang memang sudah ditunggu masyarakat Indonesia," kata Direktur Utama PT Bio Farma, Honesti Basyir seperti dikutip oleh Pikiran-Rakyat.com dari situs resmi Bursa Efek Indonesia.

Sekadar diketahui, CPOB merupakan good manufacturing practice yang diberikan kepada holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor farmasi. Penyerahan sertifikat itu sendiri didasari atas kapasitas dan kapabilitas Bio Farma yang sudah diakui dunia. Bio Farma selanjutnya segera melakukan produksi vaksin Covid-19 secara massal, dan juga menyiapkan sistem digital yang terintegrasi guna memastikan distribusi vaksin bisa dipantau hingga diberikan kepada seluruh masyarakat.

(Pikiran Rakyat.com/As).




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top