Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Mendikbud Minta Pemda Riau dan Bupati Kampar Hentikan Angkat Guru Honorer
Minggu 10 Maret 2019, 22:33 WIB

Kampar- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy menegaskan, pemerintah akan terus memperhatikan dan mengusahakan secara bertahap(persoalan) guru honorer akan diselesaikan.

Dan Dia juga mohon agar pemerintah daerah di Provinsi Riau, termasuk Bupati Kampar, untuk tidak mengangkat lagi guru-guru honorer. Karena kalau terus-terusan diangkat, tidak akan pernah selesai. Hal itu diungkapkan ribuan peserta Gebyar Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Minggu (10/3).

"Pemerintah akan terus memperhatikan. Kami usahakan secara bertahap (persoalan) guru honorer akan bisa diselesaikan. Dan saya mohon pemerintah daerah di Provinsi Riau, termasuk Bupati Kampar, untuk tidak mengangkat lagi guru-guru honorer. Karena kalau terus-terusan diangkat, tidak akan pernah selesai," jelas Muhadjir Effendy.

Dalam acara tersebut, Muhadjir menyerahkan bantuan pemerintah sebesar Rp449,4 miliar untuk Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Bantuan tersebut terdiri dari Program Indonesia Pintar (PIP), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik, Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Kemudian Tambahan Penghasilan (Tamsil) Guru, Bantuan Operasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), dan Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) Kesetaraan.

Muhadjir mengatakan, pemerintah terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para guru. Di antaranya, ditunjukkan melalui rekrutmen guru melalui jalur CPNS dan calon PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerj).

Khusus untuk guru honorer K2, tahun ini pemerintah membuka formasi sebanyak 72 ribu guru honorer tersebut untuk menjadi PPPK. Tesnya pun dibuat terpisah dengan jalur umum.

Sementara itu, Bupati Catur mengatakan, Kabupaten Kampar memiliki 1.404 lembaga dan satuan pendidikan yang terdiri dari 424 lembaga PAUD nonformal, 350 Taman Kanak-kanak, 492 Sekolah Dasar (SD), dan 131 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Serta satuan pendidikan di bawah pembinaan Kementerian Agama dengan total peserta didik sebanyak 131.939 siswa.

Momentum ini memberikan makna dan motivasi tersendiri bagi Pemkab Kampar untuk lebih optimal memajukan pendidkan yang dijiwai semangat kebersamaan," tandas Bupati Catur. (ddg/berbagai sumber).




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top