Senin, 15 Juni 2026

Breaking News

  • Jaga Ketahanan Pangan, Polisi Pastikan Pasokan Sembako di Senapelan Tetap Aman   ●   
  • Dari Ladang Warga untuk Negeri, Polsek Rumbai Kawal Program Ketahanan Pangan di Okura   ●   
  • Dari Okura Untuk Ketahanan Pangan, Polsek Rumbai Intensif Pantau Perkembangan Jagung Pipil   ●   
  • Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Polri Hadir Dampingi Petani hingga ke Ladang   ●   
  • Dari Lahan ke Ketahanan Nasional, Polsek Rumbai Kawal Program Swasembada Pangan   ●   
TNI AD Ciptakan Ban Anti Bocor Kebal Peluru
Jumat 04 Desember 2020, 09:37 WIB

Situsnews - Malang 

Tentara Nasional Indonesia (TNI) AD, mengembangkan inovasi baru ban tanpa udara, yang diciptakan oleh Politeknik Angkatan Darat (Poltekad) Malang, Jawa timur. Ban tanpa udara ini, sudah dilakukan penelitian sejak tahun 2017 silam. TNI menyebut, Indonesia menjadi salah satu negara yang melakukan akan pengembangan ban ini.

"Penelitian Awal ini diawali karena produk rantis tentara Amerika, mobil hammernya sudah ada yang menggunakan ban tanpa udara," Farid Hendro Wibowo, Letnan 2, Tim Teknisi Ban Tanpa Udara, di Poltekad Malang, Jawa Timur, Kamis (3/12/2020).

"Di luar negeri itu pun, masih seputar pengembangan di penelitian, masih belum ada negara yang sudah memproduksi secara masal seperti itu. Jadi sejatinya, paralel disana masih berupa penelitian, di sini pun dilakukan penelitian juga," tambahnya.

Meski masih pengembangan, senjata ini juga diklaim anti bocor dan anti peluru setelah dilakukan beberapa kali pengujian.

"Iya. Kondisi ini sudah kami uji coba kan benerapa kali. Dengan peluru, kondisi Spokes roda sudah kena tembak, tapi masih mampu dipakai. Itu memang sudah sesuai standar produk militer, paling tidiak kena peluru masih bisa berjalan," kata Kolonel Arm Anang Krisna, Kasubdis Media Online Dispenad.

Meski demikian, kata Anang, ban ini harus masih dikembangkan lebih lanjut. Terutama peningkatan dalam masalah tingkat kenyamanan saat berkendara.

"Banyak respon positif. Nanti 2022 ini akan kami kembangkan untuk ajukan peningkatan leeat penelitian berikutnya, fokus nya di kenyamanan dan optimasi desainnya. Jadinya, dari evaluasi uji coba terakhir, ban ini memang sudah fleksibel, tapi dirasa perlu peningkatan lagi di masalah tingkat kenyamanan saat nanti digunakan saat berkendara," tambahnya.

Dari data yang diterima, bahan velg ban ini menggunakan baja campuran. Selain itu ban ini juga menggunakan bahan Polyurethane dan Natural Rubber dan Serat, agar anti bocor dan tembakan. Ban ini memiliki beban maksimal hingga tiga ton, dengan anti peluru 5.56 MM dari jarak 100 M. Jika digambarkan, memang ban ini tidak berbentuk ban seperti biasanya. Karena dibuat dengan memiliki banyak rongga.
(rri.co.id/As)




Editor : Tim
Kategori :
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Senin 08 Juni 2026
Didukung Lebih dari 600 Penulis, UIR Masuk Jajaran Kampus Riset Terbaik di Riau

Selasa 26 Mei 2026
Polytron Luxia R5 Resmi Meluncur, Laptop Ryzen 5 Harga Rp7 Jutaan dengan Fitur Premium

Minggu 10 Mei 2026
Investasi Menurut Rasulullah SAW: Hindari Riba, Utamakan Keberkahan dan Amanah

Rabu 06 Mei 2026
Ekspor Riau Tembus US$5,27 Miliar, Surplus Fantastis Meski Migas Anjlok

Kamis 30 April 2026
Alarm Iklim Dunia! El Nino “Super” 2026 Berpotensi Pecahkan Rekor Panas Global

Jumat 24 April 2026
Industri Media ‘Tidak Baik-baik Saja’, DPR RI Siap Bahas di Tingkat Nasional

Kamis 23 April 2026
Arab Saudi Ancam Denda Rp459 Juta Bagi Pihak yang Fasilitasi Orang ke Mekah dengan Visa Kunjungan

Selasa 21 April 2026
Utang Jatuh Tempo Rp833 Triliun di 2026, Pemerintah Hadapi Tekanan Likuiditas Besar

Minggu 19 April 2026
Mei 2026 Penuh “Tanggal Merah”! Ini Daftar Long Weekend yang Bikin Liburan Makin Panjang

Jumat 17 April 2026
Dugaan Keracunan Massal di Anambas, Menu MBG Jadi Sorotan

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top