Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Kualitas Udara Pekanbaru Pagi Ini Masuk Level Berbahaya, PM2.5 Capai 250,6 µg/m³
Selasa 06 Oktober 2026, 07:31 WIB
Kabut asap menyelimuti kawasan Kota Pekanbaru, Riau. Kondisi kualitas udara kembali memburuk pada Selasa pagi (6/10/2026), dengan konsentrasi PM2.5 BMKG mencapai 250,6 µg/m³ atau masuk kategori berbahaya.

 

PEKANBARU — Kualitas udara di Kota Pekanbaru pada Selasa pagi, 6 Oktober 2026, kembali berada pada kondisi yang mengkhawatirkan. Pemantauan terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 250,6 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada pukul 05.00 WIB.
 
Angka tersebut sudah masuk kategori Berbahaya, karena berdasarkan klasifikasi BMKG, konsentrasi PM2.5 di atas 250,5 µg/m³ berada pada level berbahaya.
 
Sebelumnya, pemantauan Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru mencatat PM2.5 sebesar 223,6 µg/m³ pada pukul 04.00 WIB, yang masih berada pada kategori Sangat Tidak Sehat. Artinya, konsentrasi partikulat kembali meningkat memasuki pagi hari.
 
Warga Diminta Hindari Aktivitas di Luar Ruangan
 
BMKG melalui informasi kualitas udara Pekanbaru mengingatkan masyarakat untuk menghindari kegiatan di luar ruangan ketika konsentrasi partikulat berada pada level tinggi.
 
PM2.5 merupakan partikel berukuran sangat kecil, yakni hingga 2,5 mikrometer, sehingga dapat masuk jauh ke dalam sistem pernapasan. BMKG menggunakan konsentrasi PM2.5 sebagai salah satu parameter dalam pemantauan kualitas udara.
 
Dengan kondisi pagi ini yang telah mencapai level berbahaya, masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.
 
Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ
 
Memburuknya kualitas udara juga telah mendorong Pemerintah Kota Pekanbaru mengambil langkah perlindungan terhadap peserta didik.
 
Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru kembali memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada Selasa dan Rabu, 6–7 Oktober 2026, untuk peserta didik jenjang PAUD, TK, SD hingga SMP di bawah kewenangan pemerintah kota. Kebijakan tersebut diambil setelah kualitas udara terpantau berada pada kategori sangat tidak sehat.
 
Kebijakan tersebut dituangkan melalui Surat Edaran Nomor 400.3/Disdik.Sekretaris.1/3348/2026. Sekolah dan madrasah di bawah kewenangan Kementerian Agama maupun kementerian/lembaga lainnya juga diimbau menyesuaikan pembelajaran dengan mempertimbangkan kondisi kualitas udara dan keselamatan peserta didik.
 
Bagi sekolah yang menghadapi kendala jaringan internet maupun listrik, pembelajaran dapat dilakukan melalui modul atau penugasan berbasis rumah.
 
21 Puskesmas Tetap Disiagakan
 
Selain sektor pendidikan, Pemko Pekanbaru juga memperkuat pelayanan kesehatan. Pemerintah kota sebelumnya memastikan 21 Puskesmas tetap disiagakan untuk menangani masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.
 
Pelayanan Puskesmas selama masa tanggap darurat juga diperpanjang hingga pukul 21.00 WIB, termasuk tetap membuka pelayanan pada Sabtu dan Minggu. Ketersediaan obat-obatan dan masker juga dipastikan mencukupi.
 
Riau Nihil Hotspot, Asap Diduga Kiriman
 
Di tengah buruknya kualitas udara Pekanbaru, data BMKG Stasiun Meteorologi SSK II pada 06.25 WIB, 6 Oktober 2026, menunjukkan tidak ada hotspot yang terdeteksi di wilayah Riau pada periode pemantauan hari tersebut. BMKG menegaskan data hotspot bersifat indikasi dan tetap memerlukan verifikasi lapangan.
 
Sementara itu, BPBD Damkar Riau menyebut wilayah Riau sebelumnya telah nihil karhutla setelah hujan turun cukup merata. Kabut asap yang masih menyelimuti wilayah Riau diduga berasal dari kebakaran di wilayah provinsi tetangga, khususnya Sumatera Selatan.
 
Kondisi Pagi Ini
 
Data BMKG terbaru:
  • Parameter Data
  • Kota Pekanbaru
  • Tanggal Selasa, 6 Oktober 2026
  • Waktu pemantauan 05.00 WIB
  • PM2.5 250,6 µg/m³
  • Kategori BERBAHAYA
  • Acuan BMKG >250,5 µg/m³ = Berbahaya
 
Catatan: angka kualitas udara dapat berubah dari waktu ke waktu mengikuti kondisi atmosfer, angin, hujan dan pergerakan asap. Karena itu, masyarakat sebaiknya terus memantau pembaruan resmi BMKG.

 




Editor : Tim
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top