Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Kasus Lapas Cibinong Memanas: Dirjenpas Mundur, DPR Minta Pengunduran Diri Ditangguhkan
Sabtu 03 Oktober 2026, 14:59 WIB
Ekskavator meratakan bangunan yang disebut sebagai klaster berfasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (30/9/2026).

 

BOGOR — Kasus fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong memasuki perkembangan baru. Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi mengundurkan diri dari jabatannya, setelah polemik fasilitas khusus di Lapas Cibinong menjadi sorotan publik.
 
Surat pengunduran diri Mashudi disampaikan kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto pada 1 Oktober 2026.
 
Namun perkembangan terbaru pada Sabtu (3/10), Komisi XIII DPR RI justru meminta agar pengunduran diri Mashudi ditangguhkan. DPR menilai Mashudi masih diperlukan untuk mengawal pembenahan tata kelola pemasyarakatan sampai proses evaluasi selesai.
 
Sebelumnya, 10 bangunan fasilitas yang disebut sebagai klaster mewah telah dibongkar. Pembongkaran menggunakan alat berat dan sejumlah barang seperti televisi, kasur, kulkas, AC serta peralatan olahraga dikeluarkan dari lokasi.
 
Kasus tersebut bermula dari inspeksi mendadak Ombudsman pada 23 September yang menemukan fasilitas khusus yang dinilai tidak sesuai dengan prinsip perlakuan setara bagi warga binaan.
 
Dalam perkembangan penyelidikan, puluhan warga binaan juga diperiksa. Ferdy Sambo termasuk warga binaan yang diperiksa, meski pemeriksaan tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa ia menempati fasilitas mewah tersebut.
 
Kronologi singkat
 
  • 23 September: Ombudsman melakukan inspeksi dan menemukan fasilitas khusus.
  • 30 September: Klaster mewah dibongkar menggunakan alat berat.
  • 1 Oktober: Mashudi mengajukan pengunduran diri sebagai Dirjenpas.
  • 2 Oktober: pemeriksaan kesehatan terhadap sekitar 500 warga binaan berlangsung di Lapas Cibinong.
  • 3 Oktober: DPR meminta pengunduran diri Mashudi ditangguhkan demi memastikan pembenahan tata kelola berjalan.
 

 




Editor : Tim
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top