Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Wapres Gibran Minta Data Warga Terdampak Dipercepat, Relokasi Harus di Lokasi Aman
Sabtu 26 September 2026, 09:37 WIB
Wakil Presiden Gibran Rakabuming memimpin rapat koordinasi penanganan banjir bandang di Posko Utama Bencana Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/9/2026). Wapres meminta pendataan warga terdampak dipercepat dan memastikan lokasi relokasi harus aman. Foto : jpnn

 

SOLOK — Penanganan pascabanjir bandang atau galodo di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, terus menjadi perhatian pemerintah pusat.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming meminta pemerintah Kabupaten Solok mempercepat pendataan seluruh warga terdampak. Data tersebut diperlukan sebagai dasar penanganan, termasuk kemungkinan penataan kembali atau relokasi permukiman warga yang rumahnya rusak akibat bencana.

Gibran menegaskan bahwa jika ada warga yang harus direlokasi, lokasi permukiman baru harus benar-benar aman dan tidak berada di kawasan dengan risiko bencana tinggi.

Selain masalah permukiman, pemerintah diminta memastikan kebutuhan dasar masyarakat selama masa tanggap darurat, termasuk air bersih, karena sejumlah sumber air ikut terdampak banjir.

Bupati Solok Jon Firman Pandu juga melaporkan kerusakan infrastruktur, rumah warga dan fasilitas pemerintahan. Salah satu kebutuhan penanganan lanjutan yang dibahas adalah pembangunan sabo dam sebagai bagian dari mitigasi bencana.

Fokus penanganan terbaru

  • Pendataan warga terdampak dipercepat.
  • Kemungkinan relokasi warga harus memperhatikan faktor keselamatan.
  • Air bersih dan kebutuhan dasar pengungsi harus dijamin.
  • Infrastruktur dan fasilitas pemerintahan dipulihkan.
  • Pemerintah membahas pembangunan sabo dam untuk mitigasi bencana berikutnya.

Wapres juga meminta pelayanan publik tetap berjalan meskipun sejumlah kantor pemerintahan terdampak banjir. Pemulihan akses, fasilitas publik dan kebutuhan warga menjadi prioritas dalam masa tanggap darurat.




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top