Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Basarnas Temukan Lagi Satu Korban KM Virgo, 125 Orang Masih Dicari
Minggu 20 September 2026, 21:08 WIB
Helikopter HR 3601 milik Basarnas mengevakuasi satu korban yang ditemukan tim penyelam dalam operasi SAR hari kedelapan kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (20/9/2026). Foto: ANTARA

 

BANJARMASIN - Tim SAR gabungan kembali menemukan satu korban meninggal dunia dalam pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembo, Laut Jawa, Minggu (20/9/2026).

Korban ditemukan oleh tim penyelam Basarnas Special Group (BSG) pada pukul 14.14 WITA ketika melakukan pencarian di dalam badan kapal yang tenggelam di dasar laut.

Setelah berhasil dievakuasi dari bangkai kapal, korban dibawa menggunakan sekoci menuju KN SAR Kamajaya. Pada pukul 16.22 WITA, korban kemudian dievakuasi menggunakan helikopter HR 3601 Basarnas menuju Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru.

Selanjutnya, korban akan dibawa ke RS Bhayangkara Banjarmasin untuk menjalani proses penanganan dan identifikasi.

Dengan penemuan tersebut, hingga Minggu pukul 16.00 WITA, Basarnas mengonfirmasi 118 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 10 orang meninggal dunia.

Sementara itu, 125 orang masih belum ditemukan dari total 243 orang yang tercatat dalam manifes KM Virgo Transport 8.

Kepala Basarnas Mohammad Syafii mengatakan seluruh unsur SAR masih melakukan pencarian dan evakuasi secara maksimal dengan mengoptimalkan tim penyelam, sarana laut serta dukungan udara di sekitar lokasi kapal.

KM Virgo Transport 8 sebelumnya berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal mengalami kecelakaan setelah dilaporkan menghadapi cuaca buruk pada 13 September 2026 dan kemudian ditemukan dalam kondisi terbalik di perairan Masalembo.

Basarnas sebelumnya juga memperpanjang operasi pencarian dan pertolongan selama tujuh hari untuk memberikan waktu tambahan bagi tim gabungan menemukan korban yang masih hilang. (*)

 




Editor : Tim
Kategori : Nasional
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top