Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Kualitas Udara Pekanbaru Malam Ini Memburuk, PM2.5 Tembus Sekitar 226 µg/m³
Senin 14 September 2026, 22:24 WIB
Kualitas Udara Pekanbaru Malam Ini Memburuk, PM2.5 Tembus 226 µg/m³.

 

PEKANBARU – Kualitas udara di Kota Pekanbaru, Riau, memburuk pada Senin (14/9/2026) malam. Data pemantauan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan konsentrasi partikulat halus atau PM2.5 meningkat tajam sejak sore hingga malam hari.

Berdasarkan grafik pemantauan BMKG yang diperbarui hingga pukul 19.00 WIB, konsentrasi PM2.5 di Pekanbaru mencapai sekitar 226 µg/m³ pada pukul 19.00 WIB.

Angka tersebut berada dalam zona merah atau kategori Sangat Tidak Sehat.

Sebelumnya, pada pukul 18.00 WIB, BMKG mencatat konsentrasi PM2.5 sebesar 186 µg/m³, yang juga masuk kategori Sangat Tidak Sehat.

PM2.5 Naik Tajam Menjelang Malam

Tren peningkatan terlihat cukup jelas dalam grafik BMKG yang menunjukkan kondisi udara Pekanbaru sepanjang Senin.

Pada dini hari hingga pagi, konsentrasi PM2.5 masih berada pada kisaran puluhan hingga lebih dari 100 µg/m³. Sekitar pukul 04.00 WIB, konsentrasi sempat turun hingga sekitar 54 µg/m³.

Namun setelah itu, partikulat kembali meningkat.

Pada pukul 16.00 WIB, konsentrasi PM2.5 berada di kisaran 120 µg/m³, kemudian meningkat menjadi sekitar 136 µg/m³ pada pukul 17.00 WIB.

Kondisi memburuk pada pukul 18.00 WIB dengan angka 186 µg/m³, sebelum kembali melonjak pada pukul 19.00 WIB hingga sekitar 226 µg/m³ berdasarkan grafik BMKG yang dikirimkan.

Lonjakan tersebut menunjukkan bahwa kualitas udara justru semakin buruk ketika memasuki malam hari.

Warga Diminta Mengurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kondisi ini perlu menjadi perhatian masyarakat Pekanbaru, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan.

Dengan konsentrasi PM2.5 yang sudah berada pada kategori Sangat Tidak Sehat, masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan, khususnya pada saat konsentrasi partikulat sedang tinggi.

Jika harus melakukan aktivitas di luar rumah, penggunaan masker yang mampu menyaring partikulat halus dapat menjadi salah satu langkah perlindungan.

BMKG menjelaskan bahwa PM2.5 merupakan partikel udara berukuran sangat kecil, yakni berdiameter hingga 2,5 mikrometer. Pemantauannya dilakukan menggunakan metode Beta Attenuation Monitoring dengan satuan mikrogram per meter kubik (µg/m³).

Kabut Asap Masih Menyelimuti Pekanbaru

Memburuknya kualitas udara tersebut juga terjadi ketika kondisi atmosfer Pekanbaru masih menunjukkan adanya udara kabur di sejumlah wilayah.

Prakiraan BMKG untuk sejumlah kecamatan di Pekanbaru, termasuk Binawidya, Marpoyan Damai, Tenayan Raya, Payung Sekaki dan Rumbai, menunjukkan kondisi udara kabur pada sejumlah periode.

Pada Senin pagi, jarak pandang di kawasan Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru juga dilaporkan berada pada kisaran 3.700–4.000 meter, meskipun operasional penerbangan masih berjalan normal.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa kabut asap dan partikulat masih menjadi persoalan yang perlu diwaspadai di Pekanbaru.

Data BMKG Menunjukkan Perlu Kewaspadaan

Dengan PM2.5 yang meningkat dari sekitar 136 µg/m³ pada pukul 17.00 WIB menjadi 186 µg/m³ pada pukul 18.00 WIB dan sekitar 226 µg/m³ pada pukul 19.00 WIB, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kualitas udara malam ini.

Data pukul 19.00 WIB pada grafik yang Anda kirim menjadi angka penting karena menunjukkan konsentrasi PM2.5 sudah mendekati 250 µg/m³, batas atas kategori Sangat Tidak Sehat sebelum masuk kategori Berbahaya.

Sumber: BMKG dan data grafik pemantauan PM2.5 Pekanbaru, 14 September 2026.




Editor : Tim
Kategori : Pekanbaru
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top