Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Cegah Api Meluas, Kapolda Riau dan Pangdam Pantau Langsung Karhutla di Siak
Sabtu 05 September 2026, 20:20 WIB
Foto: Kapolda Riau dan Pangdam Tuanku Tambusai mengecek karhutla di Kabupaten Siak. (dok. Polda Riau)

SIAK – Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo turun langsung mengecek penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Siak, Sabtu (5/9/2026).

Pengecekan dilakukan di areal PT Bumi Siak Pusako, Kecamatan Dayun, untuk memastikan proses pemadaman dan pendinginan berjalan optimal. Turut hadir Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, jajaran Forkopimda, Manggala Agni, BPBD, serta relawan Masyarakat Peduli Api (MPA).

Herry mengatakan, pengecekan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi terkini di lapangan sekaligus memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menangani karhutla.

"Hari ini saya bersama Pangdam turun langsung melihat kondisi di Siak. Sementara untuk wilayah lain yang terpantau memiliki hotspot, jajaran sudah kita minta melakukan pengecekan di lapangan. Setiap indikasi harus segera ditindaklanjuti agar api tidak sampai meluas," kata Herry.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, luas lahan yang terbakar di Provinsi Riau mencapai 5.865,32 hektare. Kondisi ini membuat upaya pencegahan dan penanganan kembali diperkuat, terutama di desa-desa yang rawan karhutla, kawasan perkebunan, lahan gambut, serta lokasi yang sebelumnya pernah terbakar.

Kapolda meminta seluruh jajaran tetap siaga dan memastikan penanganan karhutla dilakukan hingga tuntas. Ia memberikan perhatian khusus terhadap empat wilayah, yakni Indragiri Hulu dengan 59 hotspot, Indragiri Hilir 48 hotspot, Pelalawan 22 hotspot, dan Siak 20 hotspot.

Menurut Herry, data hotspot tidak serta-merta menunjukkan seluruh titik merupakan kebakaran aktif. Karena itu, jajaran kewilayahan diperintahkan melakukan pengecekan langsung atau ground check untuk memastikan kondisi di lapangan.

"Kondisi karhutla sangat dinamis. Kita tidak boleh menunggu api membesar baru bergerak. Begitu ada hotspot, cek. Kalau ditemukan api, segera padamkan dan pastikan pendinginannya tuntas," ujarnya.

Sosialisasi Diperkuat

Selain penanganan di lapangan, Herry meminta jajaran memperkuat sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Hal ini menyusul masih ditemukannya praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.

Sosialisasi mengenai larangan membakar lahan diminta dilakukan secara masif hingga tingkat desa dan dusun. Jajaran di wilayah juga diminta membantu masyarakat mencari alternatif pembukaan lahan yang sesuai dengan kondisi setempat.

"Kita tidak ingin hanya datang dan mengatakan tidak boleh membakar. Kita juga harus memberikan solusi. Masyarakat tetap bisa mengelola lahannya, tetapi dengan cara yang aman dan tidak menimbulkan karhutla," katanya.

Di sisi lain, penegakan hukum terhadap pelaku karhutla tetap berjalan. Hingga saat ini, Polda Riau dan jajaran telah menangani 41 kasus karhutla dan menetapkan 44 orang sebagai tersangka.

"Pencegahan kita perkuat, pemadaman kita lakukan maksimal, tetapi penegakan hukum tetap berjalan. Kalau ditemukan unsur pidana, tentu kita proses," tegas Herry.

Kapolda juga mengapresiasi personel TNI-Polri dan seluruh tim gabungan yang terlibat dalam penanganan karhutla, mulai dari BPBD, Manggala Agni, MPA, pemerintah daerah, perusahaan, relawan hingga masyarakat.

Menurutnya, sinergi Polda Riau dan Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat, baik dalam upaya pemadaman maupun pencegahan.

"Fokus kita sekarang adalah mencegah kebakaran baru, memadamkan setiap api yang ditemukan dan memastikan tidak ada kebakaran yang meluas. Pada saat yang sama, keselamatan dan kesehatan seluruh personel yang bekerja di lapangan juga harus kita jaga," pungkasnya. (detik)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top