Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Rute Pendek Belum Tentu Hemat BBM, Kemacetan Jadi Faktor Penting
Sabtu 05 September 2026, 17:01 WIB
Kemacetan di Jakarta.

JAKARTA – Memilih rute perjalanan tidak hanya soal jarak terpendek. Kondisi lalu lintas dan waktu tempuh juga perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi konsumsi bahan bakar minyak (BBM) kendaraan.

Rute yang lebih dekat belum tentu lebih hemat apabila pengendara harus menghadapi kemacetan dan sering berhenti. Sebaliknya, rute yang lebih jauh tetapi lancar memungkinkan kendaraan melaju dengan kecepatan lebih stabil.

2W Service Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) sekaligus Ketua Bidang Road Safety and Motorsport Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), Victor Assani, mengatakan tingkat konsumsi BBM dipengaruhi sejumlah faktor.

“Boros tidaknya bahan bakar pada kendaraan sangat tergantung dari beberapa variabel, di antaranya waktu kerja mesin atau waktu tempuh, cara berkendara seperti pengaturan RPM, rasio transmisi dan akselerasi, serta kondisi jalan seperti macet, berlubang, menanjak dan licin. Kondisi tersebut juga berkaitan dengan frekuensi stop-and-go dan idle,” kata Victor, Jumat (4/9/2026).

Menurutnya, kemacetan menjadi salah satu kondisi yang dapat meningkatkan konsumsi BBM. Saat lalu lintas padat, pengendara cenderung lebih sering melakukan akselerasi, mengerem, berhenti, dan kembali melaju.

“Ini yang sering kali menjadi penyebab dominan tingginya fuel consumption karena pada kondisi jalan tertentu, khususnya macet, pengendara akan sering melakukan stop-and-go termasuk akselerasi dan idle. Sehingga mesin bekerja dengan tidak efisien,” ujarnya.

Sebaliknya, ketika kondisi jalan lancar, kendaraan dapat mempertahankan kecepatan dengan lebih stabil.

“Pada jalan yang lancar kendaraan dapat mempertahankan kecepatan yang relatif stabil, sehingga konsumsi bahan bakar per kilometer biasanya lebih baik,” katanya.

Karena itu, Victor menilai jarak tempuh tidak dapat dijadikan satu-satunya pertimbangan ketika memilih rute perjalanan.

“Rute yang paling pendek belum tentu menjadi pilihan paling irit jika kondisi jalannya macet dan membuat kendaraan sering berhenti atau berakselerasi,” jelasnya.

Ia memberikan gambaran dua pilihan perjalanan. Rute pertama memiliki jarak 15 kilometer, tetapi karena mengalami kemacetan waktu tempuh mencapai 60 menit. Sementara rute kedua berjarak 20 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 30 menit dan kondisi lalu lintas relatif lancar.

Menurut Victor, rute kedua yang lebih jauh belum tentu menggunakan BBM lebih banyak dibandingkan rute pertama.

“Malahan justru bisa lebih hemat karena pada rute pertama yang kondisi jalan macet akan memengaruhi cara berkendara dengan banyak idle dan sering melakukan akselerasi, termasuk stop-and-go,” ujarnya.

Dengan demikian, pengendara disarankan mempertimbangkan kondisi lalu lintas, waktu tempuh, serta karakteristik jalan ketika menentukan rute perjalanan.

Rute yang sedikit lebih jauh tetapi lancar dapat menjadi pilihan yang lebih efisien dibandingkan rute terpendek yang dipenuhi kemacetan. Namun, tingkat penghematan tetap bergantung pada jenis kendaraan, gaya berkendara, kondisi kendaraan, dan situasi jalan.(kompas)




Editor : Tim
Kategori : Otomotif
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top