Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Jaga Pola Makan hingga Perbaiki Salat, Pesan Joko Murdiyanto untuk Hidup Sehat dan Bahagia
Jumat 28 Agustus 2026, 06:30 WIB
ilustrasi sholat berjamaah.

YOGYAKARTA – Menjaga kesehatan tidak hanya berkaitan dengan upaya merawat tubuh, tetapi juga menjadi bagian dari rasa syukur seorang Muslim atas nikmat yang diberikan Allah.

Pesan tersebut disampaikan Anggota Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Joko Murdiyanto, dalam kajian bertema hidup sehat dan bahagia di Masjid KH Sudja, Yogyakarta, Ahad (23/8/2026).

Dalam kajian tersebut, Joko mengajak jamaah memahami kesehatan secara menyeluruh, tidak sebatas kesehatan fisik, tetapi juga mencakup kehidupan sosial dan spiritual.

Menurutnya, manusia kerap baru menyadari pentingnya kesehatan ketika fungsi tubuh mulai mengalami gangguan. Padahal, setiap organ yang bekerja di dalam tubuh merupakan karunia sekaligus amanah yang harus dijaga.

Karena itu, ia mengingatkan pentingnya menghindari kebiasaan yang secara sadar dapat membahayakan tubuh, salah satunya merokok.

“Kenapa menzalimi diri, merusak kita?” ujarnya saat mengingatkan jamaah untuk meninggalkan kebiasaan yang dapat berdampak buruk terhadap kesehatan.

Menjaga Pola Makan

Joko juga menyoroti pentingnya mengatur pola konsumsi sehari-hari. Ia mengingatkan agar masyarakat tidak berlebihan dalam mengonsumsi gula dan garam yang dapat memicu berbagai persoalan kesehatan.

Perubahan pola makan, menurutnya, dapat dilakukan melalui langkah sederhana dan bertahap, seperti mengurangi penggunaan gula dalam teh maupun kopi.

Ia menilai kebiasaan terhadap rasa dapat dibentuk secara perlahan. Oleh karena itu, penerapan pola hidup sehat tidak harus dilakukan secara drastis, melainkan dapat dimulai dari kebiasaan kecil yang dijalankan secara konsisten.

Joko juga mendorong masyarakat untuk memperbanyak konsumsi makanan alami, seperti sayuran dan buah-buahan. Ia menilai penting bagi orang tua untuk membiasakan anak-anak mengonsumsi makanan sehat sejak dini.

“Mestinya anak-anak itu kita latih untuk makan yang sehat, buah,” katanya.

Menurut Joko, pola hidup sehat juga membutuhkan keseimbangan atau tawazun. Keseimbangan tersebut mencakup pengaturan waktu untuk beraktivitas, beristirahat, makan, dan menjalankan berbagai aktivitas lainnya.

Ia mengingatkan agar manusia tidak terus-menerus membalik pola hidup dengan menjadikan malam sebagai waktu utama untuk beraktivitas, sementara siang digunakan untuk tidur.

Pentingnya Aktivitas Fisik

Dalam kajian itu, Joko turut menekankan pentingnya aktivitas fisik sebagai bagian dari upaya menjaga kebugaran tubuh, termasuk kesehatan jantung.

Ia mengajak jamaah, terutama kalangan lanjut usia, untuk tetap aktif bergerak dan tidak terlalu memanjakan tubuh.

Berjalan kaki, menggunakan tangga, serta melakukan aktivitas fisik ringan secara rutin dapat menjadi bagian dari kebiasaan sehari-hari. Menurutnya, tubuh yang jarang digunakan untuk bergerak berpotensi mengalami penurunan kekuatan dan massa otot.

“Jangan manjakan kaki kita yang Allah amanahkan untuk menjadi sehat,” pesannya.

Joko juga mengajak jamaah memanfaatkan perjalanan menuju masjid sebagai salah satu kesempatan untuk bergerak. Bagi mereka yang tinggal dalam jarak terjangkau, berjalan kaki ke masjid dapat memberikan manfaat fisik sekaligus menjadi bagian dari aktivitas ibadah.

Menurutnya, ajaran Islam memberikan banyak kesempatan bagi umatnya untuk menjaga kesehatan sambil menjalankan aktivitas keagamaan.

“Orang Islam itu kalau tidak sehat, orang Islam itu kalau tidak baik kok saya rugi. Karena jalan untuk sehat, jalan untuk baik itu banyak,” tuturnya.

Sehat Tidak Hanya Soal Fisik

Joko menilai kesehatan tidak hanya dapat diukur dari kondisi fisik seperti tekanan darah, kadar gula, atau kolesterol.

Seseorang yang secara fisik dinilai sehat, menurutnya, belum tentu memiliki kehidupan yang seimbang apabila menarik diri dari lingkungan sosial.

Karena itu, ia mendorong jamaah untuk tetap aktif dalam kehidupan bermasyarakat, menjaga silaturahmi, mengikuti kegiatan lingkungan, serta membangun hubungan baik dengan sesama.

Di sisi lain, kesehatan spiritual juga menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan yang sehat dan bahagia.

Menurut Joko, zikir, doa, salat, membaca Al-Qur'an, dan berpuasa merupakan bagian dari upaya seorang Muslim untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

Ia mengingatkan agar ibadah tidak dipandang sebagai beban. Dalam berbagai aktivitas sehari-hari, seorang Muslim tetap dapat mengingat Allah, baik saat berjalan, berkendara, maupun bekerja.

Joko juga mengajak jamaah melakukan evaluasi terhadap perkembangan spiritual dari waktu ke waktu.

“Setiap tahun kita harus evaluasi diri, rapotan diri kita sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, seorang Muslim perlu terus mengevaluasi kualitas ibadahnya, termasuk salat, kedekatan dengan Al-Qur'an, serta berbagai bentuk ibadah lainnya.

Dalam konteks tersebut, ia menempatkan salat sebagai salah satu dasar penting dalam memperbaiki kehidupan.

“Kalau kita ingin memperbaiki hidup dan kehidupan kita, perbaiki salat kita. Titik,” tegasnya.

Menurut Joko, upaya memperbaiki salat dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas ibadah lainnya.

Selain menjaga hubungan dengan Allah, ia juga mengingatkan pentingnya membangun kebahagiaan melalui kepedulian kepada orang lain.

Menurutnya, kebahagiaan tidak selalu diperoleh dengan memusatkan perhatian kepada diri sendiri. Rasa bahagia juga dapat tumbuh ketika seseorang mampu membantu dan memberikan manfaat bagi orang lain.

“Kalau kita ingin bahagia, bahagiakan orang lain walaupun itu sekadar senyuman,” katanya.

Di akhir kajian, Joko merangkum pesannya dengan mengajak jamaah menjadikan tuntunan Rasulullah sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.

Menurutnya, ajaran Islam telah memberikan panduan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari menjaga tubuh, mengatur pola makan, beraktivitas, beristirahat, beribadah, bersosialisasi, hingga membangun kepedulian terhadap sesama.

“Kalau kita ingin sehat, kita ingin bahagia, ikuti perintah-perintah Rasul. Titik,” ujarnya.(Muhammadiyah)




Editor : Tim
Kategori : Gaya Hidup
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top