Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Diskusi LPIP ke-38, 5 Pakar Bedah Masa Depan Pendidikan Islam  di IRGT  Pekanbaru
Sabtu 01 Agustus 2026, 11:56 WIB
Diskusi LPIP ke-38.

PEKANBARU - Lembaga Pengkajian Islam dan Peradaban (LPIP) kembali mengupas seputar dunia Islam dan pendidikan anak bangsa. Kali ini pada Diskusi LPIP seri ke -38 mengambil tema Masa Depan Pendidikan Islam: Inovasi, Moderasi, dan Penguatan Karakter. Acara  digelar di Gedung Islamic Riau Global Terpadu (IRGT Hall) Jl.Jendral Sudirman Pekanbaru, Sabtu, (01/08/2926).

Diskusi yang diikuti puluhan tokoh dan praktisi pendidikan ini menghadirkan lima pembicara. Masing-masing, Prof.Dr.Alaiddin Koto,MA (Ketua LPIP),  Dr.H.Achmad,M.Si (Anggota DPR-RI), Prof.Dr.Jaswar Koto (Diaspora Indonesia/Direktur Poltek BBC), Prof.Dr.Junaidi,M.Si (Ketua Dewan Pendidikan Provinsi Riau/Rektor UNILAK) dan H.Jasman Jaiman,M.Ed (Pendiri Islamic Riau Global Terpadu), dengan moderator Dr.Dian Eka Putra, M.Sy.

Tampak hadir juga Pakar Hukum UIR, Dr.Husnu Abadi, SH, MH, Ketua ICMI Riau, drg Burhanudin Agung, MM, Sekretaris FKPMR yang juga mantan Sekda Riau, Ahmad Hajazi, Prof.Afrizal dan sejumlah tokoh dan praktisi pendidikan lainnya.

Pada pembukaan acara,  Budayawan Riau, Dr.H.Husnu Abadi, SH, MH didaulat tampil membacakan puisi  yang berjudul Kupu-kupu dalam Buku karya Taufiq Ismail. Budayawan yang juga Pakar Hukum dari UIR ini membacakan puisi dengan intonasi dan penghayatan  yang luar biasa sehingga membawa suasana takzim di ruangan acara.

Pendiri Islamic Riau Global Terpadu, Drs.Jasman Jaiman, M.Ed dalam sambutannya saat pembukaan menyebut diskusi LPIP ke-38  ini temanya menarik untuk dibahas dan kebetulan disaat yang sama IRGT sedang merancang program baru  dalam inovasi dan moderasi program  

Sekretaris LPIP,  Dr.Dian Eka Putra, M.Sy mengungkapkan,LPIP sudah berdiri 13 tahun, sudah 38 kali berdiskusi. Diskusi dipilih sebagai jalan perubahan menuju yang lebih baik. Ini belajar dari peradaban Islam di Baqdad Iraq beberapa dekade silam,  Kala itu disana ada Baitul Hikmah banyak tokoh tokoh besar Islam yang berdiskusi disana yang  melahirkan masa keemasan Islam.

"LPIP sudah melaksanakan 38 kali diskusi. Sebelumnya diskusi ke-37 LPIP dilaksanakan di Perlis Malaysia dan selanjutnya Diskusi ke-39 direncanakan dilaksanakan di Dumai yang menghadirkan peserta dari empat negara," papar Dr  Dian.

Lebih jauh disebutkan, LPIP  adalah organisasi independen yang berdiri atas semua golongan. Sejak keberadaanya di Provinsi Riau berbagai kalangan sudah diundang dalam berbagai kegiatan dan diskusi yang diadakan.

Kepala  Balai Guru dan Tenaga Kependidikan  (BGTK) Riau Dikdasmen RI, Riski Bestari, M.Pd berharap diskusi LPIP ke-38 ini dapat memberikan masukan bagi dunia pendidikan khususnya BGTK Dikdasmen RI.

Secara umum diskusi berjalan lancar, Moderator  Dr.Dian Oka Putra,M.Sy membawa acara dengan santai namun serius, sehingga peserta fokus mengikuti pemaparan dari pemateri. Satu demi satu pembicara menyampaikan pandangan tentang masa depan pendidikan Islam

Ketua LPIP, Prof. Dr.Alaidin Koto, MA dalam pembukaan diskusi mengatakan, LPIP menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung pelaksanaan acara. "Pemateri yang hadir adalah tokoh-tokoh yang kompeten dibidangnya. Ada anggota DPR RI, ada diaspora, ada Pajar pendidikan ada Dewan Pendidikan dan ada praktisi Pendidikan," katanya.

Prof Alaidin Koto mengungkapkan, saat ini tenaga pendidikan penuh dengan presure. Banyak kerja-kerja administrasi yang diwajibkan kepada guru sehingga mengurangi fokusnya terkait keahliannya. "Mudah-mudahan pada diskusi  ini ada solusi dan jalan keluar atas persoakan-oersoalan dunia pendidikan dewasa ini," pungkasnya. 

Anggota DPR RI, Dr. Achmad, M. Si lebih menyoroti karakter siswa di dunia pendidikan. Menurutnya saat ini karakter siswa menjadi persoalan penting terutama karakter Islam. Ini bisa dilihat dari minimnya siswa dan pelajar saat sholat subuh di Masjid-masjid. 

Politisi dari Partai Demokrat ini juga mengupas tentang ketimpangan anggaran pendidikan umum dan pendidikan Islam . "Saat ini anggaran pendidikan Umum sekitar Rp600 Triliun, sementara Anggaran Pendidikan Islam dalam APBN hanya sekitar Rp69 Triliun, " katanya.(Rilis)




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top