Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Wabup Siak Pencegahan Paham IRET Harus Dimulai dari Keluarga hingga Ruang Digital
Jumat 08 Mei 2026, 06:23 WIB
Pencegahan Paham IRET Harus Dimulai dari Keluarga hingga Ruang Digital

 

Siak — Pemerintah Kabupaten Siak bersama Polres Siak dan Densus 88 Anti Teror Polri memperkuat langkah pencegahan dini terhadap penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) yang kini banyak berkembang di ruang digital.

Wakil Bupati Siak Syamsurizal saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, meski Siak dalam kondisi aman dan terkendali namun, ia meminta seluruh elemen pemerintah dan masyarakat tetap waspada dan terus melakukan sosialisasi IRET melalui media sosial. 

“Alhamdulillah Siak saat ini dalam kondisi aman dan kondusif, namun upaya pencegahan tetap harus dilakukan melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi seperti ini,” ujar Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, di Zamrud Room, Komplek Rumah Rakyat, Kamis (7/5/2026). 

Syamsurizal menegaskan, Sosialisasi ini, memperkuat langkah pencegahan dini terhadap penyebaran paham intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme (IRET) yang kini banyak berkembang di ruang digital.

Menurutnya, pencegahan ini harus dimulai dari dua hal, yakni "Hubungan kita manusia dengan Allah (hablu minallah) dan hubungan  kita dengan sesama manusia (hablu minannas). karena jika dua hal ini kuat, insyaAllah dapat menghindarkan kita dari hal-hal yang tidak baik," kata dia.

“Kami mengapresiasi peran Densus 88, ini juga menjadi tugas kita bersama agar masyarakat kita waspada terhadap paham IRET ini. Apalagi di era digital baik lewat media sosial maupun video game, jadi kita harus melakukan pencegahan dini mulai dari keluarga, seperti anak kita, lalu sekolah hingga masyarakat,” sambungnya lagi.

Sementara itu, Kasat Intel, Polres Siak yang diwakili Brigpol Omes menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan deteksi dini terhadap potensi penyebaran paham IRET di wilayah Kabupaten Siak serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Berkaitan dengan itu, kami sudah melakukan sosialisasi ke beberapa sekolah. Untuk Kabupaten Siak, kegiatan ini sudah masuk di wilayah Perawang hampir 80 persen, mencakup seluruh SMA dan SMP. Di Kecamatan Siak sendiri, kami juga sudah masuk ke beberapa sekolah tingkat SMA dan SMP. InsyaAllah akan terus kami lanjutkan dan kami ratakan agar dapat terselesaikan dengan baik,” terangnya.

Narasumber Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, Brigpol Bayu Oktara, menjelaskan bahwa saat ini pendekatan yang dilakukan lebih mengedepankan pencegahan dengan target zero attack melalui strategi pendekatan tanpa penindakan hukum (non-penal). 

“Ideologi teror bisa menyasar siapa saja, tanpa memandang agama, latar belakang pekerjaan maupun pendidikan. Pendekatan kami saat ini adalah pencegahan melalui non-penal, dengan fokus sosialisasi dan pembinaan menuju target zero attack,” jelasnya.

Menurutnya, apabila ditemukan individu yang mulai terpapar paham radikal, maka akan dilakukan pendekatan pembinaan dan pendampingan agar tidak berkembang ke arah yang lebih ekstrem.

“Jika ada yang terindikasi, kami lakukan pendekatan dan pembinaan. Kami coba mediasi, dirangkul, dan arahkan agar mereka bisa kembali ke pemahaman yang benar,” tambah nya. 

Ia juga menjelaskan, proses penyebaran paham radikal umumnya terjadi bertahap, dimulai dari intoleransi yaitu sikap tidak menerima perbedaan atau pandangan orang lain, berkembang menjadi radikal, hingga berpotensi aksi teror jika tidak dicegah sejak dini. Kelompok yang kerap menjadi sasaran adalah generasi muda, terutama yang sedang dalam proses pencarian jati diri.

“Pelaku teror menargetkan pemuda yang sedang mencari jati diri. Saat ini penyebaran paham radikal juga banyak melalui media sosial, mereka tidak lagi datang dari rumah ke rumah, tetapi masuk lewat ruang digital,” ucapnya.

Kegiatan ini juga melibatkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Siak yang berperan dalam membantu penyebaran informasi dan edukasi kepada masyarakat.

“Kami selalu berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Siak dalam mendistribusikan pesan pencegahan melalui media sosial agar lebih mudah dipahami masyarakat dan menjangkau lebih luas, jadi kita jangan sampai lengah, kita tidak boleh kalah,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa pencegahan tidak dapat dilakukan aparat semata, tetapi membutuhkan keterlibatan semua pihak. Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Siak, TNI, Polri, stakeholder, penyuluh agama, dan tokoh masyarakat semakin kuat dalam mencegah paham radikal demi menjaga Kabupaten Siak tetap aman dan kondusif.




Editor : Tim
Kategori : Siak
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top