Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
ICOP Conference 2026 Resmi Digelar, Riau Perkuat Kolaborasi Sawit dan Sapi
Rabu 08 April 2026, 07:53 WIB

PEKANBARU – Kota Pekanbaru menjadi lokasi pelaksanaan forum ilmiah internasional The 3rd Integrated Cattle and Oil Palm (ICOP) Conference 2026 yang berlangsung pada 8 hingga 10 April 2026.

Konferensi ini menghadirkan berbagai kalangan, mulai dari peneliti, akademisi, pelaku industri hingga pembuat kebijakan, untuk membahas penguatan integrasi antara sektor perkebunan kelapa sawit dan peternakan sapi berbasis riset.

Sebagai pembuka rangkaian kegiatan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar jamuan makan malam penyambutan (welcome dinner) bagi para peserta di Balai Pauh Janggi, Komplek Kediaman Gubernur Riau, Selasa (7/4/2026).

Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta serta pihak penyelenggara yang telah memilih Riau sebagai tuan rumah.

Ia menilai kegiatan ini sejalan dengan arah pembangunan daerah yang menitikberatkan pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing melalui optimalisasi sumber daya.

“Penguatan sektor perkebunan dan peternakan menjadi langkah strategis dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat, sekaligus mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan produktivitas lahan dan komoditas akan memberikan manfaat ganda, baik dalam peningkatan produksi kelapa sawit maupun populasi ternak.

Konferensi ICOP 2026 mengusung konsep agroekologi sebagai pendekatan utama dalam integrasi sapi dan kelapa sawit. Model ini dinilai relevan untuk menjawab berbagai tantangan global, seperti ketahanan pangan, perubahan iklim, serta efisiensi pemanfaatan lahan.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Center for Tropical Animal Studies IPB University (CENTRAS) bersama sejumlah mitra strategis, di antaranya GAPENSISKA, UIN Sultan Syarif Kasim Riau, Wageningen University & Research, Pemerintah Provinsi Riau, serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Melalui forum ini, diharapkan terbangun kolaborasi lintas sektor yang mampu mendorong inovasi serta memperkuat pengembangan sistem pertanian terpadu, khususnya di Provinsi Riau.(mcr)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top