Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Hadapi Tekanan Fiskal 2026, Pemprov Riau Fokus Tutup Kebocoran PAD
Sabtu 03 Januari 2026, 10:03 WIB
ilustrasi.

PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau mengambil langkah strategis untuk menahan laju penurunan pendapatan asli daerah (PAD) yang terjadi sepanjang 2025. Memasuki 2026, Pemprov Riau berencana membentuk tim khusus guna mengoptimalkan berbagai sumber pendapatan daerah yang dinilai belum tergarap maksimal.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengungkapkan bahwa selama ini masih terdapat potensi PAD yang luput dari pengawasan, bahkan berpotensi menimbulkan kebocoran pendapatan.

Salah satu sektor yang menjadi perhatian serius adalah aktivitas galian C, seperti tanah timbun, pasir, dan kerikil. Ia menilai, volume material yang keluar tidak sebanding dengan kontribusi pendapatan yang diterima daerah.

“Material yang keluar jumlahnya sangat besar, tapi penerimaan daerah tidak jelas arahnya. Padahal di situ ada potensi retribusi,” ujar SF Hariyanto, Jumat (2/1/2026).

Menurutnya, upaya optimalisasi pendapatan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah provinsi semata. Diperlukan sinergi yang kuat dengan pemerintah kabupaten dan kota agar seluruh potensi pendapatan dapat ditarik secara legal, terukur, dan transparan.

“Harus ada kerja sama yang solid. Semua potensi digali, tentu dengan landasan hukum yang jelas,” tegasnya.

Selain sektor galian C, tim khusus tersebut juga akan memetakan dan mengoptimalkan sumber pendapatan strategis lainnya. Di antaranya pajak kendaraan bermotor, pajak bahan bakar kendaraan bermotor, serta pajak alat berat yang selama ini dinilai masih memiliki ruang peningkatan signifikan.

“Nanti akan kita bentuk tim yang fokus bekerja secara serius agar hasilnya juga maksimal. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tambahnya.

SF Hariyanto menjelaskan, tim optimalisasi PAD akan melibatkan berbagai instansi lintas sektor, termasuk kantor pajak, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau, Dinas Perkebunan, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kepolisian, hingga Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Ia menegaskan, kerja kolaboratif menjadi kunci dalam menggali potensi pendapatan daerah secara menyeluruh.

“Saya dan Pak Sekda tentu tidak bisa bekerja sendiri. Harus ada tim yang melibatkan semua instansi terkait,” ujarnya.

Tim lintas instansi tersebut rencananya akan dikoordinasikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau. Pembentukan tim ini juga menjadi respons atas tren penurunan pendapatan daerah sejak diberlakukannya Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD).

“Kalau melihat tren, sebelum UU HKPD pendapatan daerah kita cenderung meningkat. Setelah aturan itu berlaku, justru terjadi penurunan,” pungkas SF Hariyanto.

Pemprov Riau berharap, melalui langkah ini, kebocoran pendapatan dapat ditekan dan seluruh potensi PAD bisa dimaksimalkan untuk mendukung pembangunan serta pelayanan publik ke depan.(hrc)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top