Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Jalur Sumbar–Riau di Kelok Sembilan Kembali Dibuka Usai Longsor, Lalu Lintas Lancar Dua Arah
Jumat 19 September 2025, 10:52 WIB
Akses jalan utama Sumbar-Riau di Kelok 9 kembali dibuka dua jalur usai longsor, Satlantas pastikan lalu lintas lancar sejak Jumat pagi.

LIMAPULUH KOTA – Jalur penghubung Sumatera Barat (Sumbar) dan Riau di kawasan Kelok Sembilan kembali dibuka untuk kendaraan dua arah pada Jumat pagi (19/9/2025).

Pembukaan dilakukan setelah material longsor yang menimbun badan jalan berhasil dibersihkan sepenuhnya.

Pantauan hingga pukul 07.25 WIB menunjukkan arus lalu lintas sudah lancar. Kendaraan dari arah Payakumbuh menuju Pekanbaru maupun sebaliknya kembali bergerak normal, antrean panjang pun berangsur hilang.

Longsor terjadi pada Kamis malam (18/9/2025) sekitar pukul 19.00 WIB di kelok pertama, tepatnya Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota. Akibatnya, jalur vital tersebut lumpuh total sejak pukul 19.30 WIB.

Proses pembersihan material berlangsung maraton. Sekitar pukul 00.30 WIB, alat berat dari PUPR mulai bekerja dari arah Pekanbaru menuju Payakumbuh. Tiga jam kemudian, tepat pukul 03.00 WIB, alat berat tambahan milik TNI dikerahkan dari arah sebaliknya.

Selama proses berlangsung, unit pengurai massa dari Polres Limapuluh Kota juga membantu penerangan di lokasi. Pembersihan selesai pada pukul 05.00 WIB, dan jalur kembali dibuka 15 menit kemudian.

Meski arus lalu lintas sudah normal, tim gabungan tetap melakukan pemantauan. Beberapa material tanah dilaporkan masih bergerak ketika terjadi getaran di sekitar area longsor.

Jalur lintas Sumbar–Riau, khususnya Kelok Sembilan dan kawasan Pangkalan, dikenal rawan longsor. Struktur tanah di lereng bukit curam membuat kawasan ini rentan, terutama saat diguyur hujan dengan intensitas tinggi.(hrc)

 




Editor : Tim
Kategori : Daerah
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top