Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Risalah The Fed Tekan Pasar, Harga Emas Tertahan di US$3.299 per Ounce
Kamis 29 Mei 2025, 08:49 WIB
Emas.

JAKARTA– Harga emas tetap stabil pada perdagangan Rabu (28/5/2025), di tengah kekhawatiran pasar terhadap prospek inflasi yang meningkat dan potensi resesi, sebagaimana tercermin dalam risalah rapat The Federal Reserve (The Fed) bulan Mei.

Risalah pertemuan tersebut memperlihatkan kecemasan para pejabat bank sentral Amerika Serikat terkait tekanan inflasi yang belum mereda dan kemungkinan kenaikan tingkat pengangguran. Hal ini kembali menegaskan posisi emas sebagai aset lindung nilai utama di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Mengutip laporan Reuters, Kamis (29/5/2025), harga emas di pasar spot tercatat di level US$3.299,95 per troy ounce. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup melemah 0,2% menjadi US$3.294,90 per troy ounce.

"Pergerakan harga emas dalam beberapa waktu terakhir sangat volatil, dipengaruhi oleh sentimen harian dan belum menunjukkan arah tren yang konsisten," ujar Jim Wyckoff, analis senior di Kitco Metals.

Dalam risalah rapat yang digelar pada 6–7 Mei lalu, The Fed menyampaikan kekhawatiran akan tantangan kebijakan moneter di tengah inflasi yang masih tinggi dan ketidakpastian pasar tenaga kerja. Ancaman resesi pun dinilai semakin nyata.

Pertemuan itu berlangsung di tengah ketegangan perdagangan global yang kembali memanas setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan penerapan tarif impor secara besar-besaran pada awal April, meskipun sebagian telah ditangguhkan.

Harga emas telah menguat sekitar 26% sepanjang tahun ini dan mencetak rekor tertinggi pada April lalu. Kinerja ini ditopang oleh suku bunga yang rendah dan meningkatnya permintaan di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi.

Melihat situasi tersebut, Goldman Sachs pada Rabu merekomendasikan peningkatan porsi emas dalam portofolio investasi jangka panjang. Lembaga keuangan itu menyoroti tekanan terhadap kredibilitas institusi-institusi di AS, kebijakan fiskal yang agresif, dan pembelian emas berkelanjutan oleh bank-bank sentral dunia sebagai faktor pendukung.

Pelaku pasar kini menantikan sejumlah data ekonomi penting, seperti laporan Produk Domestik Bruto (PDB) AS yang akan dirilis Kamis, serta data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) pada Jumat, yang dapat memberi sinyal arah kebijakan moneter The Fed ke depan.

Sementara itu, data terbaru juga mencatat lonjakan impor emas dari AS ke Swiss pada April, mencapai level tertinggi bulanan sejak 2012, menyusul pengecualian logam mulia dari daftar tarif impor AS.

Di pasar logam lainnya, harga perak spot turun 0,9% menjadi US$32,99 per ounce. Harga platinum naik tipis 0,1% ke US$1.081,09, sementara paladium terkoreksi 1,2% ke US$967,10 per ounce, seperti yang dilansir dari bisnis. (*)




Editor : Tim
Kategori : Ekonomi
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top