Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
BEM Universitas Riau Kritik Kebijakan Efisiensi Anggaran Presiden Prabowo
Senin 17 Februari 2025, 10:10 WIB
BEM Universitas Riau mengkritik kebijakan Presiden Prabowo Subianto melalui spanduk yang bertuliskan "Anggaran Dihemat Pendidikan Melarat".

PEKANBARU – Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan Presiden RI Prabowo Subianto mendapat kritik dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau. Kritik ini disampaikan melalui pemasangan spanduk di sejumlah titik di Kota Pekanbaru, termasuk di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Simpang Tabek Gadang. Salah satu spanduk tersebut bertuliskan: "Anggaran Dihemat, Pendidikan Melarat."

Presiden Mahasiswa Universitas Riau, Ego Prayogo, menjelaskan bahwa aksi tersebut merupakan bentuk protes atas kebijakan efisiensi anggaran yang dinilai merugikan sektor pendidikan.

"Spanduk ini adalah simbol keberanian dan perlawanan mahasiswa Universitas Riau terhadap kebijakan yang dianggap tidak pro-rakyat. Pemerintah kembali meresahkan masyarakat dengan pemangkasan anggaran, terutama di sektor fundamental seperti pendidikan," kata Ego Prayogo, Senin (17/2/2025).

Menurut Ego, salah satu sorotan utama mahasiswa adalah pemangkasan anggaran pendidikan, termasuk pada alokasi riset, infrastruktur pendidikan, dan program beasiswa KIP. Ia menyebutkan, anggaran pendidikan yang semula sebesar Rp14,698 triliun dipotong sebesar Rp1,319 triliun oleh Direktorat Jenderal Anggaran.

"Keputusan ini menunjukkan perencanaan pemerintah yang kurang matang. Kebijakan efisiensi seharusnya menyasar pengeluaran yang tidak prioritas, bukan sektor pendidikan yang merupakan kunci pembangunan bangsa," tegasnya.

Ego menambahkan bahwa aksi pemasangan spanduk ini adalah bentuk peringatan kepada pemerintah. Ia menyatakan mahasiswa akan terus mengawal setiap kebijakan yang dinilai merugikan masyarakat.

"Ini adalah bukti bahwa mahasiswa tidak akan tinggal diam terhadap kebijakan pemerintah yang tidak berpihak pada rakyat," pungkasnya.(sumber: halloriau.com)




Editor : Tim
Kategori : Riau
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top