Selasa, 3 November 2026

Breaking News

  • Sholat Dhuha Jam Berapa Sudah Boleh Dikerjakan? Ini Penjelasan Waktu dan Batas Akhirnya   ●   
  • Paguyuban FPK Riau Tampilkan Ragam Budaya, Meriahkan Arak-arakan LAM Riau   ●   
  • Paguyuban Sumbagsel dan FPK Riau Perkuat Silaturahmi, Jaga Keharmonisan Masyarakat   ●   
  • Pemkab Siak Gelar Yasinan dan Doa Bersama untuk Almarhum H. Arwin AS   ●   
  • SF Hariyanto: Jangan Lengah, Ancaman Banjir dan Longsor Mengintai Saat Musim Hujan   ●   
Ratusan Warga Minta THM Chromatic Family Karaoke Ditutup
Sabtu 11 Januari 2025, 07:43 WIB
Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Anti Maksiat menggelar aksi damai pada Jumat (10/1/2025) sore, menuntut pemerintah untuk menutup Tempat Hiburan Malam Chromatic Family Karaoke.

PEKANBARU – Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Anti Maksiat (FAM) menggelar aksi damai pada Jumat (10/1/2025) sore, menuntut pemerintah untuk menutup Tempat Hiburan Malam (THM) Chromatic Family Karaoke di Jalan HR Soebrantas, Pekanbaru. Mereka menduga tempat tersebut menjadi sarang aktivitas maksiat.

Dalam aksi tersebut, para pendemo mengenakan pita kuning di lengan sebagai simbol protes. Mereka juga membentangkan spanduk di halaman THM Chromatic Family Karaoke.

Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari ratusan personel gabungan Kepolisian dan Satpol PP guna menjaga keamanan dan ketertiban.

"Kami meminta pemerintah segera menutup sarang maksiat ini," ujar Ketua FAM, Syariful, dalam orasinya dari atas mobil.

Hingga pukul 15.20 WIB, aksi demonstrasi terus berlangsung. Jumlah peserta aksi semakin bertambah, melibatkan warga dari berbagai kalangan, mulai dari ibu-ibu hingga anak-anak.

"Tempat ini sudah menjadi sarang maksiat. Selain itu, bangunannya melanggar aturan karena berdiri dekat masjid, sekolah Islam, dan kampus," lanjut Syariful.

Para demonstran mendesak agar THM Chromatic segera ditutup dan disegel pada hari yang sama, sehingga tidak ada lagi aktivitas di tempat tersebut.

"Kami sudah dua kali turun aksi. Jika pemerintah tetap membiarkan tempat ini beroperasi, jangan salahkan kami jika nantinya mengambil tindakan sendiri untuk menutup tempat maksiat ini," tegas Syariful.

Teriakan "Tutup! Tutup!" menggema dari kelompok ibu-ibu yang turut hadir mendukung aksi tersebut.(riaupos)




Editor : Tim
Kategori : Hukrim
Untuk saran dan pemberian informasi kepada Situsnews.com, silakan kontak ke email: [email protected]
Berita Pilihan
Jumat 30 Oktober 2026
Pasca Gudang Penimbun Dibongkar, SPBU di Riau Lancar, Polda Diminta Sikat Mobil Pelansir BBM

Rabu 28 Oktober 2026
Pentingnya Tawakal dalam Islam, dari Ketenangan Hati hingga Pintu Rezeki

Selasa 27 Oktober 2026
Jangan Merampas Hak Orang Lain, Ini Penjelasan Hukum Ghasb dalam Islam

Senin 26 Oktober 2026
Edi Sakura Buka KMD di Bathin Solapan, Cetak Pembina Pramuka Berkualitas untuk Generasi Muda

Sabtu 24 Oktober 2026
Pentingnya Memilih Teman Saleh untuk Menjaga Istiqamah dalam Beragama

Jumat 23 Oktober 2026
Polda Riau Tancap Gas Berantas Dugaan Penimbunan Solar, Antrean SPBU Mulai Terurai

Rabu 21 Oktober 2026
Mitsubishi Pajero Terbaru Dibanderol Rp1,06 Miliar, Ini Bedanya dengan Pajero Sport

Minggu 18 Oktober 2026
Bukan Sekadar Berita, Media Online Lokal Berpeluang Jadi Bisnis Menjanjikan pada 2027

Sabtu 17 Oktober 2026
Travel Warning ke Arab Saudi, AMPHURI: Umrah Tak Otomatis Dihentikan

Jumat 16 Oktober 2026
Dari Pinggir ke Panggung Dunia, Edi Sakura Buka JOTA-JOTI 2026 Pramuka Bengkalis

Copyrights © 2017-2026 All Rights Reserved by Situsnews.com
Scroll to top